Berita Bola – 5 pesepakbola yang Serta-merta Jadi Juru Racik Usai Pensiun

0

Ryan Giggs (Manchester United)

Berita Bola – Salah satu eks bintang dari kesebelasan Manchester United, yaitu Ryan Giggs adalah salah 1 pemain yang spontan menjabat jadi pelatih setelah tak lagi aktif bermain. Seketika tim pertama yang ia asuh adalah MU sendiri. Sayangnya, kiprah Giggs sebagai pelatih tak berjalan lama. Manajemen MU memutuskan menunjuk Jose Mourinho sebagai juru taktik baru MU mulai awal musim ini.

Giggs pun terdepak dari MU dan sedang mencari skuat yang menginginkan jasanya. Sayangnya, sampai saat ini Giggs belum menemukannya. Sempat muncul isu-isu Giggs bakal melatih Swansea di musim lalu. Namun Giggs menepis hal itu. Selain Giggs, ada beberapa pemain lain yang spontan jadi pelatih setelah tak aktif bermain. Berikut 4 pesepakbola yang serta-merta jadi juru racik usai pensiun :

1. Garry Monk (Swansea City)

Garry Monk (Swansea City)

Garry Monk membela Swansea City selama 10 tahun. Namanya pun melekat sebagai salah 1 eks bintang The Swans. Monk tercatat bermain untuk Swansea sebanyak 260 laga. Di tahun 2013, Monk bahkan masih aktif bermain dan ikut menyumbang trofi Piala Liga untuk Swansea.

Dekrit para manajemen mendepak Michael Laudrup membawa anugerah bagi Monk. Ia kemudian ditunjuk menjadi assisten manajer Swansea di tahun 2014. Kinerjanya yang baik di paruh ke-2 musim 2013/14 membuatnya sanggup bertahan untuk musim selanjutnya. Sayang, Monk gagal di saat ia menjadi juru racik tetap Swansea dan dipecat pada bulan November 2015.

Berita Prediksi Skor Liga Bola Online Terkait  INFO SBOBET - Agen Pogba Hembuskan Kabar ke Madrid

2. Gianluca Vialli (Chelsea)

Gianluca Vialli (Chelsea)

Tak butuh waktu lama bagi Vialli untuk memperoleh kepercayaan mengisi bangku pelatih usai dirinya pensiun di Chelsea pada tahun 1999. Di musim berikutnya, Vialli spontan menjadi juru racik The Blues menggeser posisi Ruud Gullit. Nyatanya, Vialli sudah melatih Chelsea sejak tahun 1998. Namun ia sewaktu itu masih berstatus sebagai pemain sekaligus manajer.

Kiprah Vialli sebagai juru racik di situ cukup baik. Vialli menyumbangkan 1 trofi Piala FA dan 1 trofi Community Shield. Sayang di tahun 2001, Vialli terlibat konflik dengan beberapa pemain inti Chelsea seperti Gianfranco Zola. Vialli pun dipecat para manajemen Chelsea dan kemudian hijrah ke Watford. Di Watford ia tak bertahan lama, cuma 1 musim. Sampai sekarang, Vialli tak pernah lagi menjadi pelatih.

3. Ruud Gullit (Chelsea)

Ruud Gullit (Chelsea)

Seperti Vialli, Ruud Gullit juga spontan menjadi juru racik usai tak aktif bermain. Gullit malah memiliki 2 peran, yaitu sebagai pemain serta pelatih di The Blues selama 2 musim. Di awal kariernya, Gullit cukup gemilang dengan membawa Chelsea finis di peringkat ke-6. Sayangnya, Gullit lalu didepak dari kesebelasan itu pada musim berikutnya karena terkena konflik dengan petinggi Chelsea.

 

4. Graeme Souness (Rangers)

Graeme Souness (Rangers)

Souness mengawali kariernya sebagai juru taktik dengan unik. Hijrah ke Rangers sebagai pemain, Souness malah ditunjuk sebagai pelatih juga. Nyatanya, keputusan unik ini malah berdampak positif. Souness membuat Rangers meraih 3 gelar juara Liga Skotlandia di tambah 4 gelar Piala Liga Skotlandia. Walaupun sukses, kiprahnya sebagai pemain-pelatih cukup polemis. Dapat di katakan seperti itu lantaran merekrut Mo Johnston yang beragama Katolik. Padahal Rangers saat itu lekat dengan nuansa Protestan.

Berita Prediksi Skor Liga Bola Online Terkait  Berita Bola - 3 Pesepakbola Belia Bertalenta Prancis Incaran Blaugrana

 

 

5. Kenny Dalglish (Liverpool)

Kenny Dalglish (Liverpool)

Di musim pertamanya menjadi juru racik Liverpool, Dalglish menyumbangkan double winners bagi The Red, yaitu trofi Liga Inggris dan trofi Piala FA. Liverpool sempat tak meraih 1 trofi pun di musim 1987/88, namun Dalglish memopong skuatnya keluar dari kegagalan ini dengan meraih trofi Liga di musim 1989/90. Total, Dalglish menyumbangkan 9 trofi selama fase pertamanya melatih. Dalglish kembali menangani Liverpool di bulan April 2011. Sayangnya, Dalgslish lalu didepak pada tahun 2012 karena gagal membuat Liverpool masuk zona Liga Champions.

Comments are closed.