Liga Inggris – Problematika yang Menerpa The Foxes Jelang Laga Kontra Tottenham

0

Leicester City vs Tottenham Hotspurs

Liga Inggris – Jelang akhir musim, Leicester City diterpa deretan problematika. Jelang laga melawan Tottenham Hotspurs dalam lanjutan Premier League pada hari Jumat, tanggal 19/05/2017 dini hari WIB di King Power Stadium, The Foxes kehilangan sejumlah pemain intinya lantaran terbalut cedera. Tercatat ada total 6 punggawa yang masuk dalam list perawatan. Hal ini membuat The Foxes cuma menyisahkan 16 pemain yang masih dalam keadaan sehat saat dalam laga kontra Tottenham.

Untuk menutup celah tersebut, juru racik The Foxes, Craig Shakespeare akan memanggil 2 pemain belia dari akademi mereka, yakni Josh Knight dan Elliott Moore. Ke-2 pemain tersebut berposisi sebagai pemain bertahan.

“Sayangnya dalam laga kontra Tottenham ini nantinya masih banyak pemain yang terbalut cedera. Wes saya rasa belum siap untuk berlaga. Robert juga sudah pasti tak diturunkan, Danny Drinkwater dan Papy Mendy juga serupa. Dan sekarang Andy King malah juga mengikuti jejak rekan setimnya” tandas Shakespeare.

Wajar kalau juru racik yang ditunjuk untuk mengantikan Claudio Ranieri itu mengatakan hal seperti itu. Pasalnya, The Foxes sedang mengincar posisi yang lebih baik dibandingkan yang saat ini ditempati. Sebagai juara bertahan, peringkat ke-11 pasti bukanlah tempat yang nyaman. Walau sudah sanggup terhindar dari zona degradasi, namun Shakespeare ingin posisi skuat yang dilatihnya itu minimal masuk 10 besar.

Berita Prediksi Skor Liga Bola Online Terkait  Prediksi Bola Jerman vs Slovakia EURO 2016

Bila gagal, maka kesebelasan The Foxes yang saat ini sedang bertengger di peringkat ke-11 bakal tercatat dalam histori sebagai penampilan jawara bertahan paling buruk di ajang EPL. Layaknya Chelsea yang sebelumnya jadi juara pada musim 2014/2015 harus puas mengakhir musim di peringkat ke-10 di musim berikutnya.

“Saya telah membahas sebelumnya masalah sikap dan profesionalisme mereka dan saya mempunyai angan-angan agar kita bisa benar-benar sukses menyelesaikan musim dengan peringkat yang paling tinggi sebisa mungkin.” ucap Shakespeare.

Merosotnya posisi The Foxes di klasemen juga membuat para pemainnya tak betah. Mahrez misalnya, ia seperti memendam hasrat untuk kembali bermain di Liga Champions. Atas dasar itulah, pemain Tim Nasional Alzajair itu kini sedang diincar oleh Atletico Madrid dan Barcelona.

Masalah lainnya adalah performa kurang stabil yang diperlihatkan oleh striker mereka, Vardy. Pemain berusia 30 tahun itu kini baru membukukan 12 gol di ajang EPL atau dapat dikatakan cuma setengahnya berbanding dengan musim lalu.

Banyak yang mengira bahwa fisik serta mental pemain bertinggi 1,78 cm itu memang di The Foxes tapinya bayangan sang pemain melayang jauh sampai ke tanah Spanyol. Walaupun akhir-akhir ini telah mencetak banyak gol, tapi tak ada yang menjamin kalo pemain kelahiran Sheffield itu akan menetap di King Stadium sampai musim depan.

Comments are closed.