Liga Inggris – Xhaka dan Sesalan The Special One

0

Granit Xhaka

Liga Inggris – Laga big match yang mempertemukan Arsenal vs Manchester United sudah bergulir cukup lama, 53 menit. Jutaan suporter The Gunners yang mengisi Emirates Stadium, Minggu (7/5), mulai resah. Gol yang dinanti-nanti belum juga tercipta. Namun, penantian panjang akhirnya usai. Sebuah gol tercipta pada menit ke-53. Spontan, Emirates Stadium pun bersorak-sorai. Adalah Granit Xhaka sosok yang memecah kebuntuan.

Playmaker tengah asal Swiss yang masih menginjak usia 24 tahun itu sukses mengalahkan David De Gea, penjaga gawang The Red Devils, memaksimalkan operan dari Alex Oxlade-Chamberlain. Dari luar zona penalti, dia melesakkan tendangan. Bola sempat terbentur dengan tubuh pemain tim tamu, yaitu Ander Herrera, sebelum merobek jala gawang gawang De Gea.

Gol Xhaka semakin membuat semangat The Gunners membara untuk melibas The Red Devils dalam laga lanjutan Premier League 2016/2017 pekan ke-36. Cuma berselang 3 menit, musibah kembali menimpa gawang De Gea dan kali ini karena aksi dari Danny Welbeck. Berkat gol itulah The Gunners sanggup memenangkan pertandingan dengan skor 2-0.

Berita Prediksi Skor Liga Bola Online Terkait  Liga Inggris - Conte Merasai Kepuasan Atas Performa The Blues

Xhaka adalah eks punggawa Borussia Mönchengladbach. Dia direkrut ke Arsenal pada musim 2016. Untuk meminangnnya, tak sedikit uang yang harus dikeluarkan. Xhaka mempunyai banderol sebesar £30 juta dan menjadi pemain termahal ke-3 menyusul 2 seniornya, Mesut Ozil (£41,5 juta dari Real Madrid) serta Alexis Sanchez ( £35 juta dari Barcelona).

Masih jauh perjalanan Xhaka. Dia hijrah justru disaat The Gunners sedang mengangan-angankan trofi yang sudah sangat lama tak mereka raih, yaitu titel Premier League. Musim 2003/2004 adalah musim terakhir sang Meriam London naik ke panggung kebanggaan.

Musim ini, dapat dikatakan bahwa kesebelasan asuhan Arsene Wenger, mustahil menjadi yang terbaik. Bertengger di peringkat ke-6 klasemen dengan torehan 63 poin dari 34 laga, The Gunners tak mungkin lagi bisa membuntuti Chelsea, sang pemuncak, yang sudah mengumpulkan 81 poin. Tapi paling tidak, Xhaka bisa berbahagia karena punya peranan besar dalam melengserkan catatan tak terkalahkan MU dalam 25 laga. Sebelum ini, mereka meraih 13 kemenangan dan 12 hasil seri.

Berita Prediksi Skor Liga Bola Online Terkait  Liga Inggris - Leicester Dibikin Kesulitan Sehingga Ditaklukkan WBA 1-2

Jose Mourinho, juru racik MU, merasa kesal. The Spesial One tak memperkirakan bahwa skuat besutannya bisa kalah. Pasalnya, Wayne Rooney dan kawan-kawan tampil berani dan stabil walaupun mendapat tekanan dari suporter tuan rumah. “Aku jelas sangat tak terima dengan hasil ini. Kami kalah karena tak bisa membobol gawang lawan. Tim tuan rumah menang karena faktor keberuntungan dengan gol itu (gol Xhaka),” tandas Mou, dilansir info sbobet.

Jose Mourinho’s Post Match Interview | Arsenal 2-0 Manchester United

Comments are closed.