Liga Italia – Bonucci Posisi Bek Serupai Tugas Playmaker

0

Leonardo Bonucci

Liga Italia – Posisi sebenarnya ialah bek, tapinya Leonardo Bonucci sosok pemain sepakbola yang mendistribusikan bola secara akurat. Peran dirinya lebih menyerupai seorang playmaker dengan mempunyai fungsi yang sentral.

Semenjak hengkangnya Andrea Pirlo ke New York City dipertengahan 2015 silam, Juventus tampaknya bakal kehilangan sosok deep-lying playmaker, yang mempunyai tugas selaku distributor umpan yang akurat di depan para bek.

Tapinya, tugas dia bukanlah sekadar mendistribusikan umpan-umpan, namun dia juga berperan selaku pengatur tempo permainan timnya.

Pada kenyataannya, masalah tersebut enggak begitu saja terjadi sampai sekarang ini. Tugas Pirlo malah diambil alih oleh Bonucci. Menang pada faktaknya, dia bukan pemain yang berposisi playmaker seperti Pirlo. Namun bek yang kini berusia 29 tahun itu bisa mengatur tempo dan juga sekaligus mendistribusikan umpan yang terbilang tak kalah bagusnya.

Hal tersebut bisa ditinjau dari catatan rekor perjalanannya selama di Liga Serie A Italia musim ini dengan akurasi umpan panjang sebanyak 172 kali dan 1098 akurasi umpan pendek yang telah diarunginya. Jumlah tersebut membukukan namanya sebagai pemain paling sukses di Juventus di dalam hal pendistribusian umpan.

Berita Prediksi Skor Liga Bola Online Terkait  Prediksi Bola Sporting Gijon vs Sevilla La Liga 2016-2017

“Saat di sini kalangan publik membayangkan saya selaku pemain yang memiliki tugas layaknya playmaker ‘dipinjam’ oleh pertahanan. Saya selalu tampil seperti itu dan mungkin saja akan selalu, biarpun kerapkali saya berpandangan bisa ada terlalu banyak umpan-umpan horisontal,” ujarnya.

“Menguasai bola serta memainkannya berarti membikin garis pertahanan menjadi lebih tinggi, biarpun hal tersebut sangat beresiko,” lanjutnya.

Leonardo Bonucci 2016/2017 | Juventus F.C | •Skills and Goals•

Jikalau merujuk ke data Info Sbobet, Bonucci bukan sekadar melepas umpan ke samping maupun ke belakang. Dari 1390 umpan yang telah dilakukan dirinya, 1153 di antaranya dia alirkan ke depan.

“Semenjak bertahun-tahun lamanya saya sudah matang. Pada awalnya saya lebih menyukai agar bisa membuat umpan akurat dan bahkan sangat gembira maju untuk menciptakan gol, tapinya di Juve, ketika itu pergerakan pertahanan sangat krusial, saya meningkatkan performa saya.”

“Saat ini jikalau memang nanti saya melakukan tekel dan intersepsi yang menjadi penentu untuk mencegah terciptanya gol, hal tersebut menjadi momen yang sangat memuaskan. Bersama (Massimiliano) Allegri kami memiliki alternatif umpan-umpan pendek dengan lebih bola panjang langsung menuju pertahanan lawan, jadi saya gembira untuk memvariasikan berbagai elemen permainan saya,” tuntasnya.

Comments are closed.